![]() |
Ilustrasi Hewan (Pixels/Katie Hollamby) |
Hewan merupakan organisme eukariotik dan multiseluler yang termasuk dalam Kerajaan Animalia. Setiap spesies hewan memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Mereka memperoleh sumber energi dengan cara mengonsumsi tumbuhan maupun hewan lain. Hingga saat ini, terdapat jutaan spesies hewan yang telah diidentifikasi, di mana beberapa di antaranya memiliki kesamaan tertentu, sementara yang lainnya menunjukkan perbedaan yang sangat mencolok.
Klasifikasi Kerajaan Hewan
Hewan diklasifikasikan berdasarkan berbagai karakteristik yang dimilikinya. Berbeda dengan alga, tumbuhan, dan jamur, hewan tidak memiliki dinding sel yang kaku. Sebagian dari hewan bersifat heterotrofik, yang berarti mereka tidak dapat memproduksi makanan sendiri dan umumnya mencerna makanan di dalam rongga internal, suatu hal yang membedakan mereka dari alga dan tumbuhan lainnya. Salah satu karakteristik unik dari hewan adalah kemampuannya untuk bergerak (motil), kecuali pada tahap tertentu dalam siklus hidup mereka.
Protozoa
![]() |
Ilustrasi dari Kelompok Protozoa (Pixels/Katerina Holmes) |
Protozoa merupakan kelompok organisme eukariotik bersel tunggal yang memiliki sejumlah karakteristik mirip hewan, seperti kemampuan untuk bergerak dan memangsa. Dalam memperoleh makanan, protozoa menggunakan proses osmotrofi, di mana mereka menyerap nutrisi melalui membran selnya, atau melalui fagositosis, yaitu dengan menelan partikel makanan menggunakan pseudopodia.
Bryozoa
![]() |
Kelompok Bryozoa (Wikipedia/Ernst Haeckel) |
Bryozoa, yang sering disebut sebagai hewan lumut, adalah organisme penyaring makanan yang menyaring partikel makanan dari air menggunakan mahkota tentakel yang dilapisi silia. Sebagian besar spesies ini hidup di perairan lembap, dengan beberapa berada di perairan glasial dan beberapa lainnya di palung laut. Banyak dari mereka hidup dalam koloni, meskipun ada juga spesies yang hidup secara soliter. Zooid adalah individu dalam koloni bryozoa dan mereka tidak dapat hidup secara mandiri. Setiap koloni memiliki autozoid yang bertanggung jawab untuk proses makan dan ekskresi.
Vertebrata
![]() |
Contoh Hewan Vertebrata (Pixels/Toby Christopher) |
Vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang. Kategori ini mencakup vertebrata berahang dan ikan tanpa rahang. Contohnya termasuk hiu, ikan pari, dan ikan bertulang. Ikan bertulang yang dikenal sebagai clad juga termasuk dalam kelompok amfibi, reptil, mamalia, dan burung. Vertebrata yang ada saat ini memiliki variasi ukuran yang sangat beragam, mulai dari spesies katak kecil bernama Paedophryne amanuensis hingga paus biru yang sangat besar. Amfibi adalah spesies yang dapat hidup di darat dan berpindah ke air untuk berkembang biak. Reptil biasanya memiliki kulit yang ditutupi oleh sisik. Mamalia dapat ditemukan dalam habitat terestrial, akuatik, atau udara, sedangkan burung memiliki bulu dan bentuk tubuh yang ramping.
Tingkat Organisasi Hewan
- Tingkat Organisasi Organ: Jaringan hewan dengan fungsi serupa dikelompokkan menjadi organ. Setiap organ memiliki fungsi tertentu, contohnya pada Platyhelminthes.
- Tingkat Organisasi Jaringan: Sel-sel hewan menunjukkan pembagian tugas di antara mereka. Sel-sel yang memiliki fungsi yang sama bekerja sama untuk membentuk jaringan.
- Tingkat Organisasi Rangka Organ: Tingkat organisasi ini terlihat pada organisme di mana bentuk organ menentukan struktur rangka fungsional, dan setiap rangka memiliki kapasitas fisiologis yang berbeda.
- Tingkat Organisasi Seluler: Organisasi ini terdiri dari hewan yang memiliki sel-sel yang membentuk gumpalan sel bebas.
Pola Sistem Organ
- Tipe Terbuka: Dalam sistem peredaran darah ini, darah dipompa keluar dari jantung. Contoh hewan yang memiliki sistem ini adalah Mollusca dan Arthropoda.
- Tipe Tertutup: Pada sistem ini, darah mengalir melalui serangkaian pembuluh, yang terdiri dari kapiler, arteri, dan vena.
Sistem Pencernaan: Terdapat dua jenis sistem pencernaan, yaitu sistem pencernaan lengkap dan tidak lengkap.
- Sistem Pencernaan Lengkap: Sistem ini memiliki dua lubang yang mengarah ke bagian luar tubuh, yaitu lubang anus dan mulut. Contoh hewan yang memiliki sistem ini adalah Chordata dan Arthropoda.
- Sistem Pencernaan Tidak Lengkap: Sistem ini hanya memiliki satu lubang yang berfungsi sebagai anus dan mulut. Contohnya adalah Platyhelminthes.
Simetri Tubuh: Ada tiga jenis simetri tubuh, yaitu simetri bilateral, radial, dan asimetris.
- Simetri Bilateral: Hewan yang memiliki simetri bilateral dapat dibagi menjadi dua bagian yang identik, yaitu bagian kiri dan kanan.
- Simetri Radial: Hewan yang menunjukkan simetri radial cenderung memiliki bentuk spiral. Contoh hewan dengan simetri ini adalah Coelenterata, Echinodermata, dan Ctenophora.
- Asimetris: Asimetri adalah kondisi di mana hewan tidak memiliki simetri. Beberapa hewan tidak dapat dibagi menjadi dua bagian yang sama dan tidak memiliki bidang simetri yang melalui titik pusat organisme, contohnya adalah Spons.
Dengan memahami klasifikasi dan karakteristik hewan, kita dapat lebih menghargai keragaman kehidupan di bumi ini. Pengetahuan ini juga penting untuk konservasi dan perlindungan spesies hewan yang ada.